Sudahkah Anda Menghitung Cost to Print? Download Kalkulator Gratis!

seseorang sedang mencetak dokumen di kantor

Hampir semua kantor di Indonesia pasti menyediakan fasilitas cetak. Entah itu dengan printer inkjet, laser jet, sampai dengan level enterprise seperti printer Brothers atau Xerox.

Dan hampir semua kantor juga mengira bahwa biaya cetak itu tidak mahal.

“Paling cuma tinta dan kertas kan? Duit kecil lah.”

Nah, simak beberapa fakta hasil penelitian dari Gartner Group mengenai pengelolaan dokumen di perkantoran:

  • Pengeluaran untuk kebutuhan mencetak dokumen mencapai hampir 3% dari omset tahunan perusahaan. Jika omset tahunan perusahaan adalah 10 milyar, berarti 300 juta dihabiskan hanya untuk mencetak dokumen.
  • Biaya cetak di kantor terus meningkat 20-40% tiap tahun. Apakah omset Anda juga turut naik dengan angka yang sama?
  • Kebutuhan printer juga meningkat dari 1 printer untuk 14 orang menjadi 1 printer untuk 5 orang.

Bayangkan betapa besar biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk proses pengelolaan dokumen. Anda pasti bingung dari mana asalnya perhitungan tersebut?

Baca artikel terkait: 3 Biaya Siluman Yang Sembunyi Di Balik Printer

Wajar saja jika Anda tidak menduga biayanya akan sebesar itu, karena 90% perusahaan memang tidak peduli dengan biaya yang dikeluarkan untuk pengelolaan dokumen.

Kertas, tinta, dan komponen lainnya memang murah. Tapi jika digabungkan dan dihitung setiap tahunnya ternyata bisa mencapai angka yang cukup fantastis.

Dalam sebuah dokumen yang diterbitkan oleh HP bekerja sama dengan Forrester Research, pembelian printer hanya berkontribusi pada 5% dari total biaya yang akan dikeluarkan.

Barang konsumsi (consumables) lainnya seperti tinta, drum OPC, toner cartridge, dan kertas, menghabiskan hampir 10 kali lipat biaya printer sepanjang masa pakai printer tersebut.

Apalagi kalau consumables yang dibeli tidak memiliki standarisasi khusus sehingga sering kali merusak cartridge toner / tinta. Barang yang baru dibeli pun harus dibuang karena tidak bisa dipakai lagi.

Indocart memberikan garansi 100% baru jika barang memang rusak karena pabrik. Hubungi sales kami untuk penawaran

Ada cara untuk menghitung biaya yang keluar setiap lembar cetaknya, dinamakan Cost to Print. Dengan rumusan ini, Anda bisa menghitung dengan mudah berapa biaya yang dibutuhkan per lembar cetak.

Download file Excel kalkulator perhitungan Cost to Print lengkap di sini

Cartridge Inkjet

Jika Anda menggunakan printer model tinta cair / inkjet / infus untuk kantor Anda, silakan gunakan rumusan ini untuk perhitungan cost to print:

Cetak Hitam Putih (Monokrom):

Harga cartridge hitam putih / jumlah halaman = Cost to Print Hitam Putih

Cetak Warna (Full Color):

(Harga cartridge warna / jumlah halaman) + Cost to Printer Hitam Putih = Cost to Print Warna

Cartridge Toner

Jika Anda menggunakan printer laser dan cartridge toner untuk kantor Anda, silakan gunakan rumusan ini untuk perhitungan cost to print:

Cetak Hitam Putih (Monokrom):

Harga cartridge hitam putih / jumlah halaman = Cost to Print Hitam Putih

Cetak Warna (Full Color):

((Harga cartridge warna / jumlah halaman)x3) + Cost to Printer Hitam Putih = Cost to Print Warna

Kenapa dikali 3 untuk cetak warna dengan cartridge toner? Karena pada cartridge toner, setiap warna mempunyai cartridge yang berbeda. Sehingga harus dipisah.

Untuk jumlah halaman yang dipakai, selalu berpatok pada 1 warna saja yang dipakai. Dan keterangan tersebut bisa dicari di packaging / situs penyedia tinta.

Cartridge Toner dan Komponen Lengkap

Jika Anda mempunyai teknisi yang bekerja dalam kantor sehingga Anda bisa membeli seluruh consumables nya sendiri, maka gunakan rumusan ini untuk perhitungan cost to print:

Cetak Hitam Putih (Monokrom):

(Harga cartridge hitam putih / jumlah halaman)+ (Harga OPC Drum / jumlah halaman)+ (Harga wiper blade / jumlah halaman)+ (Harga fuser / jumlah halaman) = Cost to Print Hitam Putih

Cetak Warna (Full Color):

((Harga cartridge warna / jumlah halaman)x3) + Cost to Printer Hitam Putih + (Harga OPC Drum / jumlah halaman)+ (Harga wiper blade / jumlah halaman)+ (Harga fuser / jumlah halaman) = Cost to Print Warna

Download file Excel kalkulator perhitungan Cost to Print lengkap di sini

Terkadang memang sulit untuk memastikan jumlah halaman pasti karena banyak faktor yang bisa membuat sebuah consumables bisa bertahan. Contoh saja fuser, dengan kondisi listrik Indonesia yang naik turun bisa saja merusak fuser.

Ini membuat kondisi consumables tidak dapat diperkirakan pasti. Awal keterangan jumlah halaman bisa mencetak 5000 halaman per bulan tapi ternyata baru cetak 3000 halaman sudah rusak. Tapi terkadang bisa saja baru cetak 1000 halaman sudah rusak.

Kembali lagi itu tergantung dari sparepart yang Anda beli. Jika Anda membeli sparepart yang berkualitas pastinya akan tahan lebih lama dibandingkan yang murah. Yang dikhawatirkan ketika servis adalah membeli sparepart mahal tetapi dipasangkan sparepart murah.

Nah, ini kan masalah kepercayaan. Karena tidak mungkin Anda cek satu per satu cartridge toner-nya. Salah-salah malah nanti cartridgenya rusak, tinta bisa bocor, dan malah harus bawa servis lagi.

Carilah vendor terpercaya untuk keperluan tinta toner dan sparepart printer kantor Anda. Perusahaan yang sudah dipercaya oleh beberapa PT besar, karena kejelasan hukum dan perlindungan konsumennya.

Semoga panduan singkat ini bisa membantu Anda menghitung Cost to Print setiap lembar cetak.

One thought on “Sudahkah Anda Menghitung Cost to Print? Download Kalkulator Gratis!

  1. Pingback: Cara Menghemat Toner Printer Dalam 5 Menit - Indocart

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat