5 Alasan Kenapa Printer Masih Dibutuhkan Di Tahun 2019

sebuah printer laser di atas meja kantor

Saat semua beralih ke digital, media cetak dengan printer justru semakin dibutuhkan.

Saat Kindle diluncurkan oleh Amazon pada tahun 2007, banyak yang mengira bahwa tamat sudah industri percetakan karena konsumen akan lebih memilih media digital. Nyatanya, industri buku tetap saja bertumbuh dan muncul banyak penerbit kecil.

Tidak hanya industri buku, tapi juga dalam perkantoran juga sama. Masih banyak orang yang lebih memilih untuk mempunyai sebuah dokumen tercetak dibandingkan hanya sebuah file digital yang tersimpan.

Para penggiat dunia digital dan industrinya terus berkembang untuk membujuk konsumen agar berpindah dengan menambahkan semakin banyak fitur. Ternyata tidak semudah itu, di bawah kami sebutkan 5 alasan yang paling populer kenapa printer masih dibutuhkan di tahun 2019:

1. Kenyamanan

Apple iPad dan Apple Pencil memang sudah sangat canggih dalam meniru karakter sebuah alat tulis. Tapi tetap kertas fisik masih jauh lebih nyaman ketimbang memegang sebuah tablet untuk membaca.

Menatap monitor dalam jangka waktu tertentu akan melelahkan mata maka kertas seringkali jadi pilih utama demi kenyamanan. Apalagi jika dokumen tersebut adalah sebuah draft, tentu lebih enak mencoret dan mengkoreksi di kertas fisik.

Maka itu seringkali walaupun presentasi akan dilakukan melalui proyektor, tetap saja slide presentasi akan dicetak untuk dibagikan kepada partisipan. Ini membuat printer kantor tetap sibuk apalagi kalau sedang ada acara regional summit para direktur.

2. Privasi

Ini yang menjadi masalah utama dalam era informasi, sangat sulit untuk mencari ruang privasi. Sebuah file bisa saja dioper kemana-mana apalagi yang bersifat rahasia, sangat berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.

Mencuri file akan sangat mudah daripada mencuri setumpuk dokumen. Belum lagi masalah peretasan dokumen dimana beberapa detil dirubah untuk menguntungkan kepentingan peretas.

Sedangkan beberapa printer kelas enterprise sudah bisa pakai sistem password dimana Anda diharuskan untuk memasukkan kode rahasia yang sudah ditentukan, sebelum mencetak dokumen. Sehingga file tidak perlu dipindahkan dari komputer Anda, dan si penerima bisa kita pantau untuk langsung menghancurkan atau menyimpan dokumen pada tempat aman.

3. Sentuhan Pribadi

Ketika Anda mengkoreksi sebuah dokumen, tentu Anda menulis dengan tulisan tangan yang mempunyai karakter tertentu.

Dengan adanya sebuah kertas yang bisa kita tanda tangani, menandakan ini dokumen yang saya setujui. Saya punya hard copy, dia punya hard copy, sehingga ini menjadi sebuah kesepakatan diantara kami.

Apalagi jika Anda bergerak pada industri yang sangat menekankan nilai-nilai personal seperti jasa keuangan ataupun asuransi. Setiap dokumen dibuat untuk masing-masing konsumen dengan pilihan produk yang akan dibayarkan selama bertahun-tahun lamanya.

Konsumen tentunya akan meminta akses pada sebuah perjanjian hard copy untuk seluruh benefit dan kewajiban yang mereka punya. Manakala terjadi kesalahpahaman antar kedua belah pihak, mereka tidak ingin file digital hilang karena tertimbun entah dimana atau tak sengaja terhapus.

4. Taktil

Entah itu untuk sebuah surat, ataupun sebuah alat pemasaran, kertas tidak semudah itu dibuang. Setidaknya tidak lebih mudah dibanding kita memencet tanda ‘x’ ketika sedang browsing internet.

Seandainya tidak sengaja ketumpahan kopi pun masih ada yang bisa dibaca. Berbeda dengan dokumen yang tidak sengaja terhapus atau termodifikasi. Kalau masih bisa ‘undo’, bagaimana jika tidak?

5. Profesionalitas

Penulis buku cetak tentu terdengar lebih profesional dibanding penulis e-book. Dengan adanya laporan tertulis dan sudah diprint di atas lembar kertas, akan membuat laporan tersebut mempunyai bobot.

Sama seperti sebuah kontrak, jika tanpa hard copy rasanya kurang profesional dan masih belum rampung. Bahkan seringkali kita perlu membubuhkan sebuah materai untuk lebih sah.


Demikian adalah 5 alasan utama mengapa orang masih suka dengan media cetak sehingga printer masih sangat dibutuhkan di kantor. Alih-alih menggunakan metode digital, malah sepertinya perkembangan industri printer semakin berkembang didukung dengan akses internet di kota-kota besar Indonesia.

Semakin banyak office print solution yang menggunakan sistem service printing sehingga Anda tidak perlu punya printer di kantor. Cukup data dikirimkan langsung ke sebuah server penerimaan (dimana data tersebut juga dienkripsi demi keamanan privasi) dan Anda tinggal pergi ke lokasi printer terdekat.

Setelah print job selesai, maka file langsung dihap,kus dari server. Memang kekurangannya Anda perlu bepergian keluar kantor untuk mencari printing spot terdekat.

Di Indocart kami juga menyediakan layanan untuk sewa printer sehingga Anda tidak perlu membeli printer. Cukup sediakan kertas cetak dari kantor Anda, sisanya biar kami yang tangani. Klik link ini untuk menuju informasi yang lebih lengkap

One thought on “5 Alasan Kenapa Printer Masih Dibutuhkan Di Tahun 2019

  1. Pingback: 3 Jenis Printer Yang Umum Digunakan Di Perkantoran 2019 - Indocart

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat